Apakah anda pernah melihat atau mendengar sebuah iklan dimana berbagai tokoh perubahan dunia di berbagai negara menyerukan pendapat tentang pentingnya perubahan? Ya, iklan itu bernama Project Sunlight yang diusung oleh Unilever.
Tokoh Indonesia sendiri yang digunakan hanya 2 saja, mereka adalah Ki Hadjar Dewantara (bapak pendidikan Indonesia) dan juga seorang gadis yang bernama Dira Noveriani.
Kali ini saya akan memberikan infromasi mengenai siapa Dira Noverini.
Dira Noverini adalah seorang pelajar di SMA, selain menjadi seorang pelajar dia juga menjadi pengajar sukarelawan disalah satu sekolah sukarela anak jalanan di Depok, Jawa Barat.
Berikut adalah beberapa biodata mengenai Dira Noveriani, yang sempat saya dapatkan dari blog pribadinya.
Nama Lengkap : Dira Noveriani Hanifah
Pendidikan : SD Islam Al Iklas
: SMP Al Ikhlas
: SMA Labschool Jakarta
Facebook : -
Twitter : -
Pengalaman dia selain menjadi seorang pelajar yang aktif dan pintar, dia juga pernah beberapa kali mengikuti perlombaan tingkat internasional dan pernah mewakili Indonesia di berbagai kompetisi, diantaranya pernah mewakili Indonesia di perlombaan budaya dunia di Istanbul, Turkey.
Pelajar yang fasih Bahasa Inggrisnya ini mempunyai sebuah Project Unilever, adapun projectnya adalah sebagai berikut :
Di usia 16 tahun, Dira Noveria membuat misi untuk membantu mengajarkan anak Indonesia tentang pentingnya sanitasi dan kebersihan. “Di Indonesia lebih dari 63 juta orang buang air besar di tempat terbuka dan 46% rumah tangga tidak menggunakan fasilitas jamban yang baik ”.
Dira Noveriani baru-baru ini bertindak sebagai instruktur di sebuah kegiatan remaja dimana fasilitas yang tersedia sangat tidak layak. Kondisi toilet yang buruk menyebabkan dia sakit dan akhirnya harus dirawat di rumah sakit. Pengalaman ini membuat Dira bertekad memiliki misi untuk menyebarkan kesadaran tentang pentingnya kebersihan diri kepada anak-anak.
Sebagai relawan di Sahabat Anak, sebuah organisasi nirlaba yang memberikan pendidikan berkualitas untuk anak-anak jalanan di Jakarta, Dira mengajar Bahasa Inggris dan Matematika. Dia juga mendidik anak-anak ini tentang pentingnya kebersihan diri.
Dira berbagi pengalamannya tentang dua anak jalanan yang ia temui. Ia bercerita, “Mereka tidak bisa mandi sendiri atau membersihkan diri setelah buang air besar. Anak-anak telah dilatih dengan baik tentang pentingnya uang, tapi tidak tentang sanitasi ”.
Dira percaya bahwa pemahaman dan pendidikan sangat penting untuk menciptakan perubahan. Ini merupakan isu yang memiliki efek lebih luas pada banyak aspek di masyarakat.
“Sanitasi mempengaruhi pendidikan, sanitasi mempengaruhi kesehatan, sanitasi mempengaruhi angka kematian ibu dan angka kematian bayi, dan sanitasi mempengaruhi tenaga kerja. Sanitasi mempengaruhi saya. Sanitasi memengaruhi kita semua”.
Kami setuju dengan Dira dan percaya bahwa kita harus bergerak dari “apatis untuk bertindak”. Itulah sebabnya Project Sunlight akan mendukung Pemerintah Kabupaten Sumba Barat memperkuat program Kesehatan Sekolah, yang berarti akan memberikan manfaat kepada sekitar 20,000 orang.
“Saya telah melihat masalahnya. Tapi saya juga telah melihat solusinya. Saya telah melihat kegelapan tapi saya juga melihat cahaya”.









0 komentar:
Post a Comment
Silahkan berkomentar sesuai dengan topik artikel terkait. Gunakan kata-kata sopan dan bijak dalam berkomentar. Komentar yang bersifat SPAM, SARA, dan offensive otomatis akan dihapus. Jika Anda ingin bertanya diluar topik, silahkan masuk ke laman Out Off Topic yang sudah saya sediakan. Terima kasih.